Category Archives: Safaya Delima

Alasan Yang Menjadikan Kenapa Sertifikasi Keahlian Atau Kompetensi Menjadi Sangat Bagi Seorang Tenaga Ahli

Untuk pengertian dari apa itu sertifikasi kompetensi adalah suatu pengakuan terhadap tenaga kerja memiliki keterampilan dan pengetahuan. Serta sikap kerja sudah sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan.

Dengan begitu sertifikasi ini memberikan kepastian jika tenaga kerja atau pemiliki sertifikat tersebut sudah terjamin akan kredibilitas kerjanya. Terutama saat melakukan suatu pekerjaan yang menjadi tugas serta tanggung jawabnya.

Pengertian lain dari sertifikasi profesional adalah sertifikasi kerja yang dibutuhkan untuk mendapatkan atau meningkatkan kompetensi bidang tertentu. Sertifikasi profesional merupakan sebuah sertifikasi kerja yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP.

LSP ini sudah diakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP. Dalam persaingan industri dan ketenagakerjaan yang ketat sekarang ini tentu sebuah sertifikasi kompetensi merupakan hal penting.

Karena selain untuk menunjukan jika Anda merupakan pekerja yang berkompeten di bidang tersebut, adanya sertifikat akan memudahkan perusahaan. Perusahaan dapat memilah pekerja dinilai berkompeten disuatu bidang yang dibutuhkan.

Jadi sertifikasi BNSP memang harus dimiliki jika ingin meningkatkan kredibilitas dalam bidang pekerjaan Anda. Berikut beberapa alasan yang membuat sertifikasi tersebut menjadi penting untuk karir Anda.

  • Sertifikasi Kompetensi Meningkatkan Profesionalisme Kerja
  • Sertifikasi Kompetensi untuk Mengukur Kemampuan Diri
  • Karyawan memiliki nilai jual dan daya saing yang tinggi. Ketika seorang pekerja memiliki sertifikat profesi maka perusahaan akan lebih mempertimbangkan nya.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Mengapa Sertifikasi ISO 22000:2018 Sangat Penting Bagi Perusahaan Anda?

ISO 22000:2018 adalah standar keamanan pangan untuk bisnis dalam rantai makanan global. Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) mengembangkan standar ISO 22000: 2018, Sistem manajemen keamanan pangan – Persyaratan untuk setiap organisasi dalam standar rantai makanan. Penting bagi organisasi yang terlibat dalam rantai pasokan makanan untuk mengambil langkah-langkah untuk memastikan proses dan produk mereka aman mengingat makanan yang tidak aman dapat memberikan konsekuensi kesehatan yang berat.

Banyaknya produk makanan yang diproduksi dan didistribusikan lintas negara, menyoroti perlunya standar global untuk manajemen keamanan pangan. ISO 22000 memenuhi kebutuhan ini dengan memberikan pedoman yang dapat diikuti organisasi untuk membantu mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya yang terkait dengan keamanan pangan.

ISO 22000 memberikan persyaratan untuk sistem manajemen keamanan pangan dan menetapkan persyaratan apa yang harus dipenuhi suatu organisasi untuk dapat mengendalikan bahaya keamanan pangan. Industri yang menggunakan ISO 22000 dapat memperoleh sertifikasi sesuai standar.

ISO 22000 mencakup proses bisnis dari organisasi di seluruh rantai makanan, mulai dari pertanian hingga makanan dikonsumsi oleh konsumen. Standar ini dirancang untuk memastikan persaingan yang adil dan menyediakan komunikasi di dalam dan di antara organisasi di sepanjang rantai makanan.

Standar ini menggabungkan dan melengkapi unsur-unsur utama ISO 9001, standar untuk sistem manajemen mutu, serta hazard analysis and critical control points (HACCP), pendekatan preventif untuk keamanan pangan.

Standar ini memberikan kerangka kerja bagi organisasi untuk mengembangkan, menerapkan, memantau dan terus meningkatkan sistem manajemen keamanan pangan, atau Food Safety Management System (FSMS), dalam konteks risiko bisnis secara keseluruhan. Untuk mematuhi standar, bisnis harus memenuhi semua persyaratan hukum dan peraturan terkait keamanan pangan yang berlaku.

Standar ISO 22000 ini membantu organisasi dalam aspek operasi mereka, seperti keamanan pangan, pengendalian bahaya, rantai pasokan mereka, HACCP, bisnis mereka strategi dan penelusuran makanan.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Perbedaan Persyaratan Setiap Level SKA

Perbedaan Persyaratan Setiap Level SKA
SKA Ahli Muda 
dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah (M1), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 500 juta hingga Rp. 10 Milyar.
SKA Ahli Madya 
dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah 2 (M2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 10 Milyar hingga Rp 50 Milyar.
SKA Ahli Utama 
dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Besar 1 & 2 (B1/B2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp 50 Milyar keatas.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Manfaat Bagi Perusahaan Yang Sudah Menerapkan Manajemen Mutu Atau Sertifikasi ISO

Pengertian Manajemen Mutu

Manajemen mutu yang dikenal total management quality atau TQM dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang membantu sebuah organisasi, perusahaan, atau badan usaha untuk  mengawasi setiap kegiatan serta tugas dan tanggung jawab yang diperlukan dalam mempertahankan kualitas atau mutu dari perusahaan tersebut.

Total management quality sendiri merupakan sebuah sistem yang menentukan kebijakan, merencanakan, mengontrol, dan mengembangkan kualitas mutu yang diberikan perusahaan.  Sistem ini juga dikenal sebagai sebuah filosofi dasar yang menyatakan bahwa kepuasan pelanggan akan menentukan keberhasilan jangka panjang dari sebuah badan usaha.

Selain itu, ada definisi lain yang menjelaskan bahwa sistem manajemen dalam menjaga mutu adalah sebuah sistem manajemen yang lebih mengedepankan kualitas sebagai strategi bisnis yang berorientasi pada kepuasan pelanggan yang melibatkan seluruh SDM di perusahaan.

Manfaat Manajemen Mutu

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari proses jika diterapkan di dalam sebuah perusahaan. Antara lain :

  1. Memberikan kepuasan kepada para pelanggan sehingga menjaga kepercayaan terhadap perusahaan.
  2. Menumbuhkan rasa motivasi di dalam diri karyawan
  3. Meningkatkan standar kerja di dalam perusahaan
  4. Meningkatkan dan menjaga nama baik perusahaan

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Apa Fungsinya Sertifikat Badan Usaha Bagi Perusahaan kalian

Sertifikat Badan Usaha (SBU) adalah sertifikat yang dikeluarkan badan sertifkasi Ter-Akreditasi LPJK kepada perusahaan yang telah lulus Sertifikasi sebagai bukti perusahaan mampu melaksanakan pekerjaan pengadaan barang dan jasa sesuai klasifikasi Bidang, Sub Bidang dan Kualifikasi yang tercantum dalam Sertifikat Badan Usaha.

Kegunaan Sertifikat Badan Usaha

Sertifikat berguna bagi perusahaan sebagai acuan untuk dapat mengikuti prakualifikasi tender/pelelangan pekerjaan pengadaan barang dan jasa di instansi pemerintah, BUMN atau proyek dilingkungan pertambangan minyak, gas, dan panas bumi di indonesia.

Lalu ada lagi, Sebagai klien adalah hak mereka untuk mempertanyakan kredibilitas perusahaan anda sebelum memberikan sebuah proyek. Dengan adanya SBU, maka orang akan memiliki tolak ukur untuk menentukan seberapa kredibel si perusahaan kita ini sebagai sebuah vendor yang akan mengeksekusi proyek yang diberikan kepada perusahaan kita.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Persyaratan Bagi Perusahan Jika Ingin Mendapatkan SBU

SBU adalah sebuah sertifikat yang dikeluarkan oleh LPJK daerah setempat dengan memberikan penilaian ataupun verifikasi dari beberapa dokumen persyaratan yang telah dilengkapi oleh badan usaha. Untuk itu akan kami informasikan kepada anda terkait apa saja persyaratan yang harus anda miliki untuk mendapatkan Sertifikat Badan Usaha.

Persyaratan Untuk Mendapatkan SBU

Untuk mendapatkan SBU caranya anda harus menyiapkan beberapa persyaratan yang kami tulis di bawah ini. setelah melengkapi segala persyaratan anda bisa datang ke kantor Asosiasi Badan Usaha di propinsi dimana perusahaan anda berada. Setelah seluruh persyaratan terverifikasi nanti Asosiasi akan memprosesnya ke Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Berikut adalah syarat-syarat mengajukan SBU.

  1. Memiliki KTA
  2. Memiliki Akte Pendirian Usaha
  3. Neraca dan Laporan Keuangan dari Perusahaan Anda
  4. NPWP
  5. PKP atau Pengusaha Kena Pajak
  6. SIUP
  7. SK Pengesahan dari Menteri Hukum dan HAM
  8. Surat Keterangan Ketrampilan atau Surat Keterangan Keahlian
  9. SK dari domisili Badan Usaha
  10. Tanda Daftar Perusahaan
  11. Kartu Tanda Penduduk dari Pengurus Perusahaan
  12. KK dari Penanggungjawab Perusahaan
  13. Pas Foto 4 lembar, ukuran 4×6
  14. Struktur Organisasi Perusahaan

Jika perusahaan telah mempunyai SKA, barulah dapat melanjutkan untuk mengurus SBU. Tanpa adanya SKA ini perusahaan tidak dapat mengajukan diri untuk mendapatkan Sertifikat Badan Usaha. Untuk itu sebaiknya anda mengurus terlebih dahulu SKA atau Sertifikasi Tenaga Ahli.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Persyaratan Pendidikan Dalam Pembuatan SKA Teknik Sipil

Bagi lulusan sarjana Teknik Sipil ada beberapa sertifikat keahlian yang dapat diajukan untuk  di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Ahli Teknik Bangunan Gedung
  • Ahli Teknik Jembatan
  • Ahli Teknik Jalan
  • Ahli Keselamatan Jalan
  • Ahli Teknik Terowongan
  • Ahli Teknik Jalan Rel
  • Ahli Teknik Landasan Terbang
  • Ahli Teknik Sumber Daya Air
  • Ahli Teknik Dermaga
  • Ahli Teknik Pembongkaran Bangunan
  • Ahli Geoteknik
  • Ahli Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan
  • Ahli Teknik Bendungan Besar
  • Ahli Teknik Bangunan Lepas Pantai

Cara Mendapatkan SKA

SKA diterbitkan oleh LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi). Untuk cara mendapatkan SKA Teknik Sipil, Anda tentu wajib mengetahui langkah-langkah atau prosedur yang harus dilakukan. Berikut adalah cara mendapatkan SKA bagi tenaga kerja konstruksi Indonesia

  • Pemohon SKA mengajukan surat permohonan sertifikat. Surat tersebut dilengkapi dengan dokumen sesuai format berkas elektronik sesuai persyaratan pada LPJK lewat asosiasi. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut
  1. Mengisi data pribadi
  2. Dokumen pindaian KTP pemohon
  3. Dokumen pindaian NPWP pemohon untuk tenaga kerja kualifikasi jabatan ahli atau teknisi
  4. Swafoto pemohon saat proses pendaftaran
  5. Alamat surat elektronik (e-mail) yang aktif dan nomor telepon untuk setiap identitas
  • Permohonan Konversi SKA ke Sertifikat Elektronik
  1. Pemohon wajib menyertakan pindaian SKA
  2. Pemohon konversi SKA bentuk fisik ke sertifikat elektronik dapat mengklaim e-sertifikat dari situs LPJK.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Masa Berlaku Dalam Sertifikasi ISO

Masa berlaku sertifikasi ISO  adalah 3 tahun, namun demikian setiap 6 bulan sekali atau 1 tahun sekali badan sertifikasi akan melakukan audit survailance untuk memastikan apakah implementasi ISO  masih berjalan dengan baik.

Audit ini juga  untuk memberitahukan apakah perusahaan atau organisasi terkait masih dapat mempertahankan sertifikat ISO yang dimilikinya

Bila tidak lulus, maka sertifikat ISO akan dicabut. Selanjutnya Sertifikat ISO tersebut akan diperbaharui setiap tiga tahun.

Jenis-Jenis Sandar ISO:

-ISO 9001 merupakan sistem manajemen mutu dan merupakan persyaratan sistem manajemen yang paling populer di dunia.

ISO 14001 merupakan standar yang berisi persyaratan-persyaratan sistem manajemen lingkungan.

-ISO 22000 merupakan suatu standar yang berisi persyaratan sistem manajemen keamanan pangan.

-ISO 27001 merupakan standar sistem manajemen keamanan informasi atau dikenal juga dengan Information Security Management System (ISMS).

-ISO 50001 adalah sebuah standar untuk sistem manajemen energi.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Sertifikasi Keterampilan (SKT) Itu Apa Sih?

Sertifikat Keterampilan adalah sertifikat yang diterbitkan LPJK dan diberikan kepada tenaga terampil konstruksi yang telah memenuhi persyaratan kompetensi berdasarkan disiplin keilmuan, kefungsian dan/atau keterampilan tertentu. SKT sebagai persyaratan sertifikasi dan registrasi usaha jasa pelaksana konstruksi (kontraktor) .

Setiap perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang ingin mengajukan permohonan sertifikasi dan registrasi badan usaha dan mendapatkan Sertifikat Badan Usaha (SBU) untuk golongan Kecil (K1, K2 atau K3) harus memiliki tenaga kerja bersertifikat keterampilan (SKTK) sebagai persyaratan untuk dapat ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT). SKTK tersebut dikeluarkan diajukan melalui asosiasi profesi jasa konstruksi atau instansi lain yang telah diakreditasi LPJK.Sertifikat Keterampilan  adalah bukti otentik yang menunjukan kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan di sektor jasa konstruksi sesuai klasifikasi dan kualifikasi tenaga terampil yang diwujudkan dalam bentuk Sertifikat dan berlaku selama 3 (tiga) tahun sejak tanggal dikeluarkan.

Kualifikasi tenaga terampil konstruksi dibagi menjadi 3 Kelas :

 a. Kelas 1

 b. Kelas 2

 c. Kelas 3

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005

Daftar Sertifikat Keahlian Jasa Konstruksi Yang Dibutuhkan Bagi Perusahaan

1. Sertifikat Keahlian Kerja (SKA)

Sertifikat Keahlian Kerja atau SKA merupakan hal yang cukup penting bagi Anda yang sedang berkecimpung di bidang jasa konstruksi atau sebagainya. Sertifikat yang satu ini merupakan sertifikat yang menjadi bukti kemampuan profesi tenaga ahli dalam bidang konstruksi. Hal ini agar bisa ditetapkan menjadi Penanggung Jawab Teknik atau Penanggung Jawab Bidang.

SKA juga dapat diartkan sebagai sertifikat khusus sebagai bukti kompetensi tenaga ahli konstruksi. Biasanya, sertifikat yang satu ini dikeluarkan oleh LPJK dengan persyaratan tertentu. Hingga pada saat ini terdapat  sekitar 37 sertifikat dari berbagai bidang konstruksi. Misalnya Arsitek, Elektrikal, Mekanikal, Sipil, Tata Lingkungan dan Manajemen Pelaksanaan Konstruksi.

2. Sertifikat Keterampilan Kerja(SKT)

Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT) merupakan sertifikat yang memiliki fungsi sebagai bukti kompetensi dan kemampuan profesi seseorang berdasarkan keterampilan kerja bidang Jasa Pelaksana Konstruksi (kontraktor). Sertifikat ini pada umumnya harus dimiliki untuk dapat ditetapkan sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT).

3. Sertifikat Badan Usaha (SBU)

SBU merupakan sebuah bukti sebagai pengakuan formal tingkat Kompetensi usaha jasa pelaksana konstruksi, usaha jasa perencana konstruksi, dan/atau jasa pengawas konstruksi (konsultan). Hal itu berguna sebagai perwujudan hasil sertifikasi juga registrasi badan usaha yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

4. Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)

SIUJK merupakan surat izin usaha  yang dikeluarkan Pemda (Pemeritah Daerah) kepada suatu perusahaan jasa konstruksi supaya dapat melaksanakan kegiatan usaha jasa konstruksi baik sebagai perencana konstruksi (konsultan), pelaksana konstruksi (kontraktor) atau sebagai pengawas dan perencana konstruksi (konsultan).

5. The International Organization for Standardization (ISO)

Sebetulnya keberadaan ISO dalam bidang konstruksi sendiri tidak sepenting sertifikat lainnya. Akan tetapi, sertifikat yang satu ini akan memberikan kemudahan bagi perusahaan jasa konstruksi dalam memfasilitasi perusahaan untuk standarisasi pada tingkat internasional.

Alasan mengapa sebuah perusahaan konstruksi harus memiliki ISO, yaitu untuk menerapkan standar-standar dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan, temasuk perusahaan jasa konstruksi.

Untuk informasi lebih lanjut Daftar Sekarang atau Email : cvsafayadelima@yahoo.com atau Telepon / WA : 081233009005