Banyak pengusaha konstruksi tidak memahami terkait SBU GAPENSI. Padahal, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi wajib bergabung dan menjadi bagian dari SBU GAPENSI untuk tujuan keberlangsungan hidup usaha. GAPENSI sendiri merupakan kependekan dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia. Sementara itu, untuk biaya pengurusan SBU GAPENSI sendiri memang tidak murah. Kendati begitu, dokumen ini tetap wajib dimiliki perusahaan supaya mereka memiliki kesempatan berkembang lebih maju kedepannya.
Biaya Pengurusan SBU GAPENSI dan Persyaratan Menjadi Anggota
GAPENSI merupakan sebuah asosiasi yang berdiri sejak lama dan banyak berperan penting dalam pembangunan Indonesia. Bergabung dalam organisasi ini akan memberikan banyak manfaat. Sedangkan, GAPENSI sendiri beranggotakan asosiasi di bidang konstruksi. Mulai dari tata lingkungan, arsitektur, mekanikal, dan sipil.
Semua anggotanya memiliki usaha di bidang jasa konstruksi. Pada dasarnya, jasa ini terbagi menjadi 3 unsur. Adapun, unsur-unsur tersebut yakni koperasi, BUMN dan swasta. Selain itu, anggota GAPENSI dapat dibedakan berdasarkan kewajiban serta haknya sebagai anggota biasa maupun kehormatan.
Jika seseorang termasuk anggota biasa, baik koperasi, jasa konstruksi swasta maupun BUMN, maka mereka telah mempunyai SBU dan SIUJK. Sedangkan, bagi anggota kehormatan, besaran biaya SBU serta SIUJK berasal dari pejabat pemerintah, pengusaha nasional, maupun tokoh berjasa lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait biaya pengurusan SBU GAPENSI, berikut uraian selengkapnya!
Besaran Biaya dan Lama Waktu Pengurusan SBU
SBU GAPENSI merupakan Sertifikat Badan Usaha yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) Gamana Krida Bhakti untuk anggota GAPENSI atau Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia. Untuk biaya pengurusan SBU GAPENSI sekitar Rp20.000.000. Sementara itu, proses mengurusnya memerlukan waktu paling lama sekitar 4 minggu dalam waktu kerja.
Syarat Menjadi Anggota GAPENSI
Untuk menjadi anggota GAPENSI, seseorang harus mengumpulkan beberapa syarat terlebih dahulu. Dengan demikian, mereka bisa lanjut melakukan pengurusan dokumen SBU GAPENSI. Berikut ini adalah beberapa syarat menjadi anggota GAPENSI antara lain:
- Melakukan pengisian formulir pendaftaran.
- Membuat surat permohonan menggunakan kop perusahaan.
- Melampirkan dokumen identitas dari penanggung jawab perusahaan. Selain itu, juga harus menyertakan dokumen NPWP dan KTP.
- Setelah itu, lengkapi dokumen perusahaan, mulai dari TDP, SIUP, PKP, NPWP, domisili, SK dan akta pendirian perusahaan.
Jika seseorang bergabung dengan GAPENSI tentu akan memudahkan mereka mendapatkan dukungan dari asosiasi. Dengan demikian, seseorang akan bertemu komunitas yang memiliki pengalaman di bidang konstruksi. Untuk kisaran biaya pengurusan SBU GAPENSI sendiri memiliki variasi berbeda. Hal ini tergantung kepada asosiasi. Oleh karena itu, agar lebih pasti, sebaiknya mencari tahu informasi lebih lanjut. Tujuannya agar proses pengurusan SBU bisa selesai dengan cepat, sehingga perusahaan mampu memperoleh perlindungan hukum.
Syarat Memperoleh SBU GAPENSI
Setelah mengetahui kisaran biaya pengurusan SBU GAPENSI dan syarat masuk asosiasi, saatnya beralih mendapatkan SBU GAPENSI. Hal ini tentu sekaligus memperoleh Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi. Adapun syarat mendapatkan SBU GAPENSI antara lain sebagai berikut:
- Mengisi formulir dengan menyertakan identitas kepengurusan perusahaan lengkap bukti uang setor di bank untuk KTA GAPENSI.
- Melampirkan sertifikat ISO 9001:2000 dengan kualifikasi B1.
- Melengkapi dokumen dengan surat perjanjian atau surat keterangan proses.
- Menyerahkan SPT selama 2 tahun terakhir.
- Menyertakan bukti pajak 3 bulan terakhir.
- Menyerahkan laporan neraca perusahaan dengan kualifikasi B maupun M.
- Menyertakan Sertifikat Tenaga Teknik dari Asosiasi Profesi
- Menambahkan dokumen KTP dan Ijazah dari para tenaga ahli.
- Terakhir, menyertakan denah lokasi kantor dan layout
Faktor yang Mempengaruhi Biaya SBU GAPENSI
Pembuatan SBU GAPENSI merupakan tahapan penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Tujuannya agar mampu bersaing dan berpartisipasi dalam berbagai proyek konstruksi, baik dari pemerintah maupun swasta. Proses ini membutuhkan perhatian khusus karena terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi biaya mengurus SBU GAPENSI. Faktor utama yang mempengaruhi biaya tersebut adalah jenis usaha dan kualifikasi badan usaha yang dimiliki serta pengalaman perusahaan dalam bidang tersebut.
Selain itu, persyaratan administratif seperti dokumen legalitas perusahaan dan perizinan juga bisa mempengaruhi besaran biaya. Aspek lain yang tak kalah penting adalah lokasi dan kompleksitas proyek konstruksi yang nantinya akan dikerjakan. Dalam hal ini, semakin tinggi kualifikasi dan sertifikasi, maka semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.
Demikian ulasan terkait biaya pengurusan SBU GAPENSI, persyaratan menjadi anggota, dan juga faktor-faktor yang mempengaruhi besaran biayanya. Informasi ini penting untuk semua pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi. Pasalnya, memiliki dokumen SBU GAPENSI hukumnya wajib bagi semua pelaku bisnis di bidang tersebut agar keberlangsungan hidup perusahaan tetap berjalan. Dengan demikian, kesempatan memperoleh tender proyek besar pun akan terbuka lebar kedepannya.
Baca juga : Ketentuan Kualifikasi dan Syarat SBU Besar Perusahaan
